Nama-Nama Empu di Madura
NAMA-NAMA EMPU DI MADURA
Empu pertama di madura:
1. Empu Bujut Modjopahit tinggal di Telango
2. Empu Palengghijan, tinggal di desa Palengghijan, kawedanan Kedundung Sampang
3. Empu Pakandangan (empu Kelleng), tinggal di Pakandangan Sumenep
4. Empu Padamawu, tinggal di desa Padamawu Pamekasan
5. Empu Nepa, tinggal di Ketapang Sampang
6. Empu Supo Managgring, tinggal berpindah tempat, nama muridnya:
6.1. Empu Tapen, tinggal di Tuban
6.2. Empu Sukolipuro di Tuban
6.3. Empu Romojati di Surabaya 6.4. Empu Kembang Djepun di Surabaya
6.5. Empu Brodjoguno di Bangkala Barat Tambak, keris ciptaannya terkenal keris Brodjoguno
6.6. Empu Supo di Dhuko Anjar Arosbaya, keris buatannya kecil namanya keris Kobanjar Dhlemer (Makon Dhlemer)
6.7. Empu Koso, di desa Gherra Manjheng Pamekasan, buatannya terkenal tombak Gherra Manjheng. Anak empu koso: (1) Empu Masana dan (2) Empu Tjitronolo
6.8. Empu Dukun, di desa Barurambat Pamekasan, pusaka buatannya berpamor buntel mayit, setelah lama empu Koso dan empu Dukun berpindah ke desa Banju-Aju di Sumenep
6.9. Empu Bromo, di desa Pandejan Sumenep, keris buatannya yang terkenal keris Bhramabato
6.10. Empu Supo di Banju-Aju Sumenep, keris buatannya yang terkenal namanya keris Banjuaju
6.11. Empu Supo di desa Karang Dhuwa Sumenep, keris buatannya yang terkenal keris Jhuda ghate (Yudho gati)
6.12. Empu Supo di Blambangan (Banyuwangi)
6.13. Empu Bhira di desa Bhira Tengah Sumenep
6.14. Empu Chatib di desa Omben kawedanan Sampang
6.15. Empu Tjombi di desa Tjombhi kawedanan Kedungdung Sampang, pusaka tombak tjombih pusaka buatannya yang terkenal
6.16. Empu Blega di desa Blega Bangkalan, pusaka buatannya yang terkenal tombak cikil (kikil) ukuran kecil dan kurus
6.17. Empu Pakong di desa Pakong Pamekasan
6.18. Empu Blumbungan di desa Blumbungan Pamekasan
6.19. Empu Pangolo Bagandangan di desa Bagandangan Pamekasan, membuat pusaka di kandang sapi, pusaka buatannya yang terkenal keris dan tombak Sora Pagandangan
6.20. Empu Tambak Agung di desa Tambak Agung kawedanan Ambunten Sumenep
6.21. Empu Ario Patjinan di kampung Patjinan (sekarang menjadi kota Sumenep), pas di tengah kota Sumenep
6.22. Raja sebagai empu bernama Zainal Fattah Sumenep
6.23. Raja sebagai empu Pakunotoningrat ayahnya bernama Panembahan Sumolo/Notokusumo1 Sumenep
6.24. Raden atau empu Bandjir alias Pangeran Adipati Ario Suriokusumo Sumenep
6.25. Kyai alim ulama atau empu Kyai Imam (Bujuk Patjangakan) Sumenep
6.26. Empu sekaligus raja bernama Panembahan Adipoday Sumenep
Itulah nama-nama empu di Madura. Semua adalah murid Empu Supo Managgring dalam misi pencarian keris Setan Kober yg hilang sehingga beliau singgah di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, Blambangan (Banyuwangi), dan dia banyak murid di Madura.
Tambahan:
Empu Galuh di Pasar Kapoh Bangkalan, pusaka buatannya yg terkenal berupa celurit, badik, calok.
Empu Kantang, membuat pusaka di atas air laut sambil berjalan di desa Karangantang Kwanyar Bangkalan, pusakanya yg terhebat tombak combih dengan ciri-ciri setiap sudutnya tidak sama terkenal mandik pengucapan dan racun pusakanya sangat berbisa alias anti getah (karya Empu Kantang desa Karangantang Kwanyar Bangkalan) serta tombak Buntok Me-emeh (Buntut Mimi)
Empu pertama di madura:
1. Empu Bujut Modjopahit tinggal di Telango
2. Empu Palengghijan, tinggal di desa Palengghijan, kawedanan Kedundung Sampang
3. Empu Pakandangan (empu Kelleng), tinggal di Pakandangan Sumenep
4. Empu Padamawu, tinggal di desa Padamawu Pamekasan
5. Empu Nepa, tinggal di Ketapang Sampang
6. Empu Supo Managgring, tinggal berpindah tempat, nama muridnya:
6.1. Empu Tapen, tinggal di Tuban
6.2. Empu Sukolipuro di Tuban
6.3. Empu Romojati di Surabaya 6.4. Empu Kembang Djepun di Surabaya
6.5. Empu Brodjoguno di Bangkala Barat Tambak, keris ciptaannya terkenal keris Brodjoguno
6.6. Empu Supo di Dhuko Anjar Arosbaya, keris buatannya kecil namanya keris Kobanjar Dhlemer (Makon Dhlemer)
6.7. Empu Koso, di desa Gherra Manjheng Pamekasan, buatannya terkenal tombak Gherra Manjheng. Anak empu koso: (1) Empu Masana dan (2) Empu Tjitronolo
6.8. Empu Dukun, di desa Barurambat Pamekasan, pusaka buatannya berpamor buntel mayit, setelah lama empu Koso dan empu Dukun berpindah ke desa Banju-Aju di Sumenep
6.9. Empu Bromo, di desa Pandejan Sumenep, keris buatannya yang terkenal keris Bhramabato
6.10. Empu Supo di Banju-Aju Sumenep, keris buatannya yang terkenal namanya keris Banjuaju
6.11. Empu Supo di desa Karang Dhuwa Sumenep, keris buatannya yang terkenal keris Jhuda ghate (Yudho gati)
6.12. Empu Supo di Blambangan (Banyuwangi)
6.13. Empu Bhira di desa Bhira Tengah Sumenep
6.14. Empu Chatib di desa Omben kawedanan Sampang
6.15. Empu Tjombi di desa Tjombhi kawedanan Kedungdung Sampang, pusaka tombak tjombih pusaka buatannya yang terkenal
6.16. Empu Blega di desa Blega Bangkalan, pusaka buatannya yang terkenal tombak cikil (kikil) ukuran kecil dan kurus
6.17. Empu Pakong di desa Pakong Pamekasan
6.18. Empu Blumbungan di desa Blumbungan Pamekasan
6.19. Empu Pangolo Bagandangan di desa Bagandangan Pamekasan, membuat pusaka di kandang sapi, pusaka buatannya yang terkenal keris dan tombak Sora Pagandangan
6.20. Empu Tambak Agung di desa Tambak Agung kawedanan Ambunten Sumenep
6.21. Empu Ario Patjinan di kampung Patjinan (sekarang menjadi kota Sumenep), pas di tengah kota Sumenep
6.22. Raja sebagai empu bernama Zainal Fattah Sumenep
6.23. Raja sebagai empu Pakunotoningrat ayahnya bernama Panembahan Sumolo/Notokusumo1 Sumenep
6.24. Raden atau empu Bandjir alias Pangeran Adipati Ario Suriokusumo Sumenep
6.25. Kyai alim ulama atau empu Kyai Imam (Bujuk Patjangakan) Sumenep
6.26. Empu sekaligus raja bernama Panembahan Adipoday Sumenep
Itulah nama-nama empu di Madura. Semua adalah murid Empu Supo Managgring dalam misi pencarian keris Setan Kober yg hilang sehingga beliau singgah di Madura yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, Blambangan (Banyuwangi), dan dia banyak murid di Madura.
Tambahan:
Empu Galuh di Pasar Kapoh Bangkalan, pusaka buatannya yg terkenal berupa celurit, badik, calok.
Empu Kantang, membuat pusaka di atas air laut sambil berjalan di desa Karangantang Kwanyar Bangkalan, pusakanya yg terhebat tombak combih dengan ciri-ciri setiap sudutnya tidak sama terkenal mandik pengucapan dan racun pusakanya sangat berbisa alias anti getah (karya Empu Kantang desa Karangantang Kwanyar Bangkalan) serta tombak Buntok Me-emeh (Buntut Mimi)
Komentar
Posting Komentar